468x60 Ads

Biografi "Albert Einstein"




Einstein lahir tahun 1879, di kota Ulm, Jerman. Dia memasuki perguruan tinggi di Swiss dan menjadi warga negara Swiss pada tahun 1900. Di tahun 1905, dia mendapatkan gelar Doktor dari Universitas Zurich , tetapi anehnya dia tidak bisa meraih posisi akademis pada saat itu. Ditahun itu pula, dia menerbitkan kertas kerja perihal “relatif khusus” perihal efek foto elektrik, dan tentang teori gerak Brown. Hanya dalam beberapa tahun saja kertas-kertas kerja ini, terutama yang menyangkut relativitas, telah mengangkatnya menjadi salah seorang ilmuan paling cemerlang dan paling orisinal di dunia. Teori-teorinya sangat kontroversial. Tak ada ilmuan dunia kecuali Darwin yang pernah mnciptakan situasi kontroversial seperti Einstein. Akibat itu, ditahun 1913 dia diangkat sebagai mahaguru di Universitas Berlin dan pada saat bersamaan menjadi direktur Lembaga Fisika “Kaisar Wilhelm” serta menjadi anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Prusia. Jabatan-jabatan ini tidak mengikatnya untuk sebebas-bebasnya mengabdikan sepenuh waktu melakukan penyelidikan-penyelidikan, kapan saja dia suka.
            Pemerintah Jerman tidak menyesal menyiram Einstein dengan sebarisan panjang kedudukan yang istimewa itu karena persis dua tahun kemudia Einstein berhasil merumuskan “teori umum relativitas” dan tahun 1921 dia memperoleh hadiah Nobel. Sepanjang paruhan terakhir dari kehidupannya, Einstein menjadi buah bibir dunia, dan hampir dapat dipastikan dialah ilmuan yang termasuk yang pernah lahir ke dunia.
            Karena Einstein seorang Yahudi, kehidupannya di Jerman menjadi tak aman begitu Hitler naik berkuasa. Ditahun 1933 dia hijrah ke Princeton, New Jersey, Amerika Serikat, bekerja di Lembaga Studi Lanjutan Tinggi dan ditahun 1940 menjadi warga negara Amerika Serikat. Perkawinan pertama Einstein berujung pada perceraian, hanya perkawinannya yang kedua tampaknya baru bahagia. Punya dua anak, keduanya laki-laki. Einstein meninggal dunia tahun 1955 di Princeton.
            Einstein senantiasa tertarik pada ihwal kemanusiaan dunia di sekitarnya dan sering mengemukakan pandangan-pandangan politiknya. Dia merupakan pahlawan teguh terhadap sistem politik tirani, seorang pendukung gigih gerakan pacifis, dan seorang penyokong teguh Zionisme. Dalam hal berpakaian dan kebiasaan-kebiasaan sosial dia tampak seorang yang individualistis. Suka humor, sederhana dan ada bakat gesek biola. Tulisan pada nisan makam Newton yang berbunyi: “Bersukarialah para arwah karena hiasan yang ditinggalkannya bagi kemanusiaan!” sebetulnya lebih kena untuk Einstein

(Sumber:100 tokoh besar yang membentuk sejarah dunia)

0 comments:

Post a Comment